Showing posts with label Life. Show all posts
Showing posts with label Life. Show all posts

Saturday, August 10, 2013

Melewatkanmu

Melewatkanmu, dilembaran hariku.
Slalu terhenti dibatas senyumanmu.
Walau berakhir, cinta kita berdua, hati ini tak ingin dan selalu berdusta.
Melupakanmu, takkan mudah bagiku.
Slalu kucoba namun aku tak  mampu, membuang semua kisah yg tlah berlalu, disudut relung hatiku yang membisu kumerindukanmu.
Harusnya ku tlah melewatkanmu, menghapuskanmu dari dalam benakku. Namun ternyata sulit bagiku, merelakanmu pergi dari hatiku selalu ingin dekat tubuhmu, namun aku tak bisa karna kau tlah bahagia.

-ADERA-

Friday, July 19, 2013

sejalan, sehati, dan sesuatu..

...aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang...

Ya kurang lebih itu adalah lirik lagu paling galau sepanjang masa, hahaha. 

Beberapa hari yang lalu, saya mengalami musibah kecelakaan yang cukup menyedihkan, menderitakan, dan memilukan. Aiiih... lebay bahasanya. Ya gimana gak sedih, semua itu terjadi karena satu hal, yaitu NGANTUK. Tanpa sadar tertidur diatas motor yang sedang berjalan, dan menabrak sebuah mobil. Lalu semua terjadi begitu cepat, dalam beberapa detik saya sudah tergeletak dijalan dengan mulut bersimbah darah dan luka dilutut kaki. Sempat terpikir, bagaimana kalau dibelakang ada mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi, sudah pasti saya pulang tinggal nama. Sempat terpikir bahwa saya akan jadi korban tabrak lari, ternyata tidak, justru orang yang saya tabrak bertanggung jawab penuh dengan keadaan saya hingga saya berada di rumah sakit. Alhasil bibir saya kena 2 jahitan, dan kaki kiri saya luka serta memar merona. 

Setiap saya mau bertambah umur, pasti selalu ada ujian yang diberikan Allah untuk saya. Entah itu masalah hati, karier, atau perjalanan hidup. Dan jika setiap tahun saya diuji akan hal yang sama, artinya jiwa ini belum ada kemajuan untuk hal pendewasaan, keikhlasan dan kesabaran. 

Saya rasa semua manusia di bumi ini mengerti, bahwa kedewasaan, keikhlasan, dan kesabaran tidak ada sekolahnya. Semua belajar melalui pemikiran, hati dan nurani serta perjalanan hidup. 

Yang kali ini tengah saya pelajari adalah menyeimbangkan hati dan pikiran, menyatukan hati dan pikiran, serta menyelaraskan hati dan pikiran agar sejalan , sehati , dan sesuatu..~~ nyambung gak?~~

Oke, usia 25 menuju 26 terbilang cukup sulit saya hadapi, karena ujian yang diberikan kali ini menurut saya cukup berat. Membuat saya sempat terpuruk hingga terjerembab kedalam lembah kegalauan. Yah.. saya terpaksa mengaku bahwa akhir - akhir ini saya galau.. bodo amatlah mau disebut alay atau abege.

So, what should I do now? I just pray pray and pray, and hoping for a miracle for all the things I've fought for..

~sejalan, sehati, dan sesuatu~


...For us to work we didn't break, we didn't burn

We had to learn how to bend without the world caving in

I had to learn what I've got, and what I'm not, and who I am...


Saturday, July 13, 2013

DUA

"DUA", sudah pasti adalah angka, urutan, nomor dan yang pasti bukan yang pertama. kecuali yang terucap adalah "SATU". Hahaha, agak bingung ya menuliskan cerita yang satu ini. Saya sedang terkena musibah, ya apapun itu yang merunut duka dan mengena ke hati tetap disebut musibah bukan? :D

Menjadi yang keDUA dalam hati seseorang ,atau menjadi yang ke DUA untuk dipilih di bidang lain, atau menghadapi berbagai pilihan dan itu ada DUA. itu membuat saya tidak tenang, sungguh. Terpikirpun tidak pernah, bahkan tidak pernah mau jika ada yang menawarkan. Dalam hal apapun. Tapi kini saya terjebak dalam logika dan hati saya sendiri.

 Berada di "DUA DUNIA", dunia maya dan dunia nyata. Seolah tengah menjalani sandiwara teater yang menegangkan. Berhadapan dengan beberapa lawan main dengan kualitas akting yang luar biasa. Lelah? pasti.

Saat ini rasanya detik sedang tak bersahabat denganku, aku ingin pergi dari detik yang berdetak, atau menghentikan detik, sebentaaarrr saja...untuk kunikmati apa yang kugenggam sekarang  Apakah bisa? Tentu tidak, aku bukan siapa - siapa yang bisa menghentikan waktu.

Aku menangisi detik yang bergulir begitu cepat, dalam hitungan jam, bahkan hari, saya tak lagi berada di dunia nyata. Tak pula di dunia mimpi. Terombang ambing oleh ombak raya. Tak kusangka aku menjadi gadis yang murah menorehkan air mata.

Kepada siapa aku dapat bertanya? Kepada siapa aku dapat percaya?
Bertumpu pada ujung kaki, berharap tak ada lelahnya kaki ini melangkah. 

Tuhan, mengapa DUA yang ada sekarang. 
Kamu, dia, bahkan mereka.

Kembali aku menelan ludah saat melihat DUA didepan mata. 

Diam, enggan bergerak melawan waktu, dan DUA.

Thursday, May 16, 2013

hanya satu

Ketika kecil, saya seringkali berpikir, 
"Apa ya rasanya kalau nanti umur saya mencapai 25?" 
atau, 
"Nanti kalo udah gede aku kerja dimana ya?". 
Ya seperti itulah isi kepalaku saat masih anak - anak, selain mainan Barbie dan masak - masakan pastinya. 
Dan terjawab sudah apa yang berada dibenak saya saat itu, Kini saya bekerja di dunia broadcast, di sebuah tv swasta, bermain - main dengan imajinasi, lalu memikirkan orang untuk materi pekerjaan.
Ya, siapa yang pernah berpikir akan seperti ini? bahkan saya (kecil) pun tidak. 
Lalu siapa yang tahu, 
apa yang harus saya lakukan ketika saya jenuh? 
Ketika saya lelah? 
Ketika saya muak dengan tekanan dan segala isinya? 
Hanya satu yang saya inginkan, 
Saya ingin tidur dan melepas lelah.


Menjelajah Pulau! Yeeayy!

Punya kesempatan Liburan? Wow! 
Kesempatan yang jarang saya dapatkan belakangan ini. Bagaimana tidak, waktu tidur saja terkadang kurang, jadi boro - borolah berpikir untuk liburan, hehehe. 
Dan pastinya yang namanya Liburan, tidak akan lengkap tanpa mengabadikan moment foto didalamnya. Dan pastinya saya turut mengamankan moment - moment liburan saya disana.

Kali ini saya dan teman - teman di kantor baru, punya kesempatan untuk liburan bareng, dan kami memilih Pulau Seribu untuk tujuannya. Gak perlulah yang jauh - jauh, selain harga dan wilayahnya terjangkau, waktu yang kami dapat untuk berlibur hanya 2hari saja. Jadi saya akan memanfaatkan sekali waktu yang ada. Seperti berikut ini: 

Day 1
Kami berkumpul dikantor  jam 4pagi, untuk keberangkatan menuju Muara Angke. Sedangkan Pulau yang kami tuju adalah Pulau Harapan. Pulau Harapan adalah salah satu pulau di gugusan Kepulauan Seribu. Perjalanan dari Muara Angke, memakan waktu 3 jam, bagi saya cukuplah waktunya untuk saya tertidur setelah semalaman hampir tidak tidur. Sesampainya di home stay, kami segera istirahat makan siang dan bersiap untuk Snorkling. Snorkling kami lakukan di Pulau Matahari dan Pulau Macan gundul. 
Nah, Snorkling ini adalah pengalaman pertama dalam hidup saya. Yang selalu saya bayangkan adalah, bagaimana sih rasanya megang karang dibawah laut, atau bisa foto didasar laut yang sepertinya indah itu. Ternyata sensasinya luar biasa, subhanallah.. indahnya dasar laut. Setelah itu saya sempat mengunjungi beberapa pulau lain yang berjarak dekat dengan pulau tempat tinggal kami, diantaranya Pulau Gosong, Pulau Kayu Angin Genteng, dan Pulau Bira Besar. Setelah berkeliling ke pulau - pulau tersebut, kami kembali ke homestay dan bersiap untuk Barbeque! Yippie! 

Day 2
Hari inipun kami berjalan - jalan ke beberapa pulau yang memiliki pasir putih. Diantaranya Pulau Putri dan Pulau Perak.  Saya sungguh terkejut oleh pemandangan indah yang ada, pasir putih, air jernih berwarna birumuda berselimut birunya langit, sungguh mempesona. Menggoda sekali untuk berenang, hihihi. Namun hujan turun dengan derasnya sehingga kami tak sempat untuk berenang. 

Dua hari yang menyenangkan , menghilangkan penat, walaupun terbilang sempit waktu yang ada, namun kami menikmatinya dengan kebersamaan. Mendapat teman baru, pengalaman baru, dan mimpi baru pastinya. Saya jadi berpikir untuk menjelajahi pulau - pulau lainnya suatu hari nanti, dan itu harus. Hahaha. Sedikit yang bisa saya ceritakan disini.
Kembali ke rundown!  

Sedikit foto - foto yang bisa saya pamerkan, haha! Selamat menikmati, dan jangan iri yaa :p


Snorkling @ Pulau Matahari

Snorkling @ Pulau Macan Gundul
Sunset @ Pulau Kayu Angin Genteng
Pulau Perak

    
Pulau Perak
Pulau Gosong


Let it Go!

Pasir Putih Pulau Perak
Rara, Citra, Tina, Nayzila, Gise, thank you all Crew! ;)

Wednesday, January 9, 2013

Bebas memilih kok.. :)

Orang - orang bilang, sekarang jaman udah berubah. Ya pastilahya setiap hal ada masanya, dan terjadi perubahan. Mungkin bukan berubah, tapi tepatnya belum terlalu terlihat jelas.

Hidup itu pilihan, bener kan? Dan setiap orang dapat memilih mau jadi apa dia nantinya. Karena saya percaya takdir masih bisa dirubah dengan Doa.
Cita - cita, ingin mencintai atau mencintai siapa, itu adalah hak setiap manusia. Bebas kok buat saya, bebas banget, bahkan untuk memilih mencintai yang sejenis pun itu hak setiap manusia.

Hari ini saya benar melihat dengan nyata akan 'kebebasan' itu. Menghabiskan waktu di coffee shop adalah favorit saya. Apalagi kalau ada teman ngobrol dan laptop, mungkin berjam - jam pun saya sanggup, hehehe. Seorang teman yang memilih jalan hidup untuk menjalani hubungan dengan kaum 'sejenis'. Sebut saja si X. Bukan saya tidak perduli, tapi kembali lagi, itu adalah pilihan dan manusia bebas memilih. Karena tidak sedikit dari beberapa teman saya yang memilih jalan hidup begini.

Terkadang ada serunya punya temen model begini, mereka punya sisi yang unik. Berpikir logika dengan perasaan, mungkin itu kalimat yang tepat untuk si X ini. X memiliki sisi yang unik menurut saya, di satu sisi X memiliki perasaan yang halus layaknya seorang wanita, tapi disisi lain, X juga bisa galak layaknya laki - laki, hehehe lucu sih. X sadar sering menjadi bahan bully-an orang - orang sekitar, atau bahkan ditatap aneh oleh beberapa pasang mata. Namun X tak pernah perduli, dan saya sebagai temannya pun tidak perduli dengan tatapan - tatapan mata orang yang menatap aneh kepada saya karena jalan sama si X.

Bodoamat, mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan pemikiran si X dan saya, hehehe. Saya tidak pernah memusingkan orang mau suka sama siapa, atau orang memilih mau menyukai sejenis, KECUALI yang seperti ini adalah pasangan saya sendiri,atau yang diganggu adalah pacar saya, eh curcol dikit, hahaha,

Seharusnya mereka sadar, bahwa Allah telah menciptakan manusia berpasang - pasangan, dan itu lawan jenis, bukan sejenis. Tapi tidak banyak bagi mereka yang mempercayai hal itu, terlebih jika keadaan telah merubah diri mereka secara psikologi.

Jadi keunikan orang macam ini adalah, memiliki hati dan logika yang agak seimbang dibandingkan orang - orang sewajarnya. Eh saya gak bilang ini hal gila loh, ini biasa aja..standar - standar aja.. hanya saja, hal ini menjadi unik karena ketika kita ngobrol, sisi logika dan perasaan itu menonjol banget. Walaupun menurut saya hal itu imbang, tapi tidak bagi mereka, mereka tetap merasakan yang namanya GALAU, hahaha. Padahal menurut kita sih , "yaudahsii pake galau..cari yang laen aja..perempuan kek, jangan laki lagi.." ya kan? tapi kalau bagi mereka, mungkin mencintai sejenis itu lebih baik.

Oke, Bebas. Bebas memilih, dan bebas menentukan mau jadi apa, mau suka sama siapa, mau ngapain, semua BEBAS. Asal berani untuk mempertanggungjawabkan segala hal itu, dari ucapan hingga tindakan.

Kembali di awal, saya percaya, takdir dapat dirubah oleh doa. Dan ridho Allah pastinya. :)

Saturday, January 5, 2013

Happy Hippy New Year!!

Happy New Year 2013.
Agak telat beberapa hari sih dari tanggal 1 januari, karena kesibukan yang agak crowded bikin gw gak sempet nulis apa - apa disini. Okey, malam tahun baru saya habikan di kantor tempat saya bernaung saat ini. 
Terpilih menjadi bagian dari sebuah program acara Tahun Baru, bukan hal yang cukup membuat saya bangga. Karena itu artinya saya mendedikasikan sebagian waktu saya untuk acara ini. Walaupun yang membuat saya sedikit semangat adalah, karena ide saya untuk tema acara ini, yaitu "Jakarta WOW 2013" di approve, hehehe. Boleh dong sedikit narsis, gak bangga juga sih.. karena gak ada reward apa - apa, hahaha.

Hippy New Year!!

Makna tahun baru dalam kehidupan saya adalah, semangat baru, masih adanya kesempatan saya untuk meraih mimpi - mimpi yang belum sempat terwujud ditahun sebelumnya. Meninggalkan segala hal tidak penting di tahun sebelumnya. 

Jujur saya pribadi bukan tipe orang yang mudah melupakan hal - hal yang telah terjadi dalam hidup saya. Bukan berarti saya sulit move on atau gagal move on loh. Hanya saja, saya selalu mencari makna, atau hikmah dari segala hal yang telah terjadi di hidup saya. Introspeksi diri dan mencoba menjadi manusia yang "baru" di tahun yang baru. 


Ada cerita sedih, cerita bahagia, dan cerita memalukan, Semua terjadi di tahun 2012.

Kalau boleh jujur, 2012 tahun yang sangat berarti untuk diri saya pribadi. 
Banyak sekali perubahan yang terjadi di dalam hidup saya pada tahun 2012. Mungkin bisa dibilang, 2012 adalah titik balik kehidupan saya untuk mencapai sebuah pendewasaan.

Dari ganti kerjaan, ganti kendaraan, sampai ganti pacar, hahaha.


Dan di tahun 2012 usia saya genap 25 tahun. Wanita seusia saya saat ini tidak sedikit yang telah melaksanakan pernikahan atau sudah punya anak. Saya? masih santai - santai aja sih.. belum terlalu kepikiran kesana, masih asik sama dunia saya sekarang, hehehe. Tapi bukan berarti saya tidak berpikir kearah itu, namun belum menjadi prioritas yang utama aja.


Terus melangkah mengikuti arus waktu. Menikmati setiap waktu yang saya lewati dengan crowded-nya pekerjaan, dengan bawelnya mama, dan teman - teman saya yang Alhamdulillah seabrek.

Did you know, how i'm so grateful to have mommy like her until now and also i hope forever? 
i'm very thankful!! Masih bisa denger bawelnya mama, masih bisa peluk mama saat tidur, dan masih bisa cerita hal apapun sama mama. Semoga di tahun - tahun berikutnya pun selalu. 

Kembali lagi di tahun baru.

Mungkin disaat orang  - orang tengah menuliskan daftar resolusi yang mereka buat, saya gak terlalu memikirkan untuk menambah daftar resolusi. Bukan gak berminat, tapi untuk saya, cukuplah melanjutkan resolusi yang di tahun kemarin karena masih  ada yangbelum tercapai. Mmhh kalau boleh menambah daftar resolusi, saya hanya ingin di tahun 2013 ini saya menjadi manusia yang bahagia dengan sifat dan sikap yang jauh lebih baik, dan tidak ada lagi air mata yang tumpah dari pelupuk mata ini. Kecuali untuk hal - hal yang bermanfaat dan penting. Sayang juga kan air mata kalau dibuang - buang buat hal yang gak penting atau kegalauan akibat hal negatif belaka?hehehe.

Well, cuma itu yang ingin saya sampaikan. Welcome 2013, my new life, new hope, and new me.


Bismillahirohmanirahim, LETS GO!!

Thursday, December 20, 2012

'white lie'

Ada orang yang bilang "White Lie", 
Tapi menurut saya gak ada yang namanya bohong untuk kebaikan, semua bohong tetep aja gak baik.
Dan gw melakukan kebohongan itu, hehehe.. agak lebay sih, eh tapi ini asli kok saya cuma belum siap aja untuk jujur. Saya pribadi termasuk orang yang lebih baik diam kalau bertemu dengan suatu hal yang menyakitkan. Eh gak mungkin diam juga sih, paling cerita ke satu atau dua teman yang bisa saya percaya, yang pasti sih saya akan cerita sama mama.
Tapi entah untuk hal ini saya rada enggan bercerita pada beliau, mungkin karena terlalu menyakitkan dan nantinya akan membuat beliau mama benci dan kecewa. Saya menutupi dengan segala alasan, yang mungkin sebenarnya saya hanya masih mencari waktu yang tepat ntuk bercerita. Hingga hari ini tiba, dan saya menceritakan semuanya. 
Ada rona kecewa diwajahnya. Ini nyata jelas telihat.
Namun saya kerap memberinya pengertian, bahwa ujian kali ini pun cukup berat untuk saya lalui, bahkan untuk bercerita pun rasanya saya enggan.
Meski beliau terkejut, karena saya bisa menyimpan rahasia ini rapat - rapat, beliau tetap menanggapi dengan positif. Sejuta kalimat sayang terucap dari bibirnya. Kesabaran seorang ibu yang sangat saya cintai, bahkan mampu meluruhkan segala amarah di jiwa ini. 
Ada semburat kecewa di raut wajahnya ketika beliau bekata,
"Kok dia gak pamit sama mama ya?". 
Dan saya hanya bisa diam. Pada akhirnya saya sangat lega bisa bercerita pada mama tentang 'kebohongan' yang saya simpan sendiri. 
Mmmhh,ya gitu aja sih. intinya ikhlas.

Tuesday, December 11, 2012

kepadaMU aku kembali.

-menanggapi postingan sahabat di blog sebelah-

-kepada siapa hakikatnya manusia akan kembali? kepada Tuhan yang menciptakan manusia-
Itu adalah kalimat sangat logis menurut saya.

Saya, baru menapaki dunia baru, dunia yang sebelumnya belum pernah saya pahami. Saya belajar hingga mencapai anak tangga ini melalui segala macam proses. Proses itu membuat diri ini (mungkin) berubah.

Hey, saya masih Tiara yang dulu, yang pertama kali kalian kenal. Tak ada yang berubah apapun dari saya. Si menja yang menggemaskan? si kere yang menyenangkan? atau si bodoamat yang tetap berupaya 'care' pada orang terdekatnya? hahaha. Pasti itu yang kalian rindukan. pede dikit gapapa kali ya? :p

Saya merasa beruntung memiliki banyak sahabat. Mungkin untuk menyebutkan satu persatu saya tak sanggup. Sahabat yang mengerti dan paham siapa saya. Sahabat yang selalu ada setiap hati ini ingin meluapkan apapun yang ingin saya katakan. So many thankful to be this.

Pribadi saya takkan pernah melupakan sifat baik anak manusia.
Sejak kecil selalu ditanamkan agar tak menjadi 'kacang yang lupa pada kulit'.
Saya belum menjadi apa - apa, lalu harus membanggakan apa?
Tak pelak saya tenggelam dalam kesibukan utama.
Dan membuat saya sejenak melupakan bunyi blackberry.
Bukan berarti saya tuli dan buta akan infotemen.

Well, saya bahagia dengan keadaan saya sekarang. Dikelilingi orang - orang yang penuh kasih sayang.
Tak harus kekasih, orang tua, keluarga, dan sahabat yang selalu ada disaat saya susah, sedih, dan senang.
Umur manusia sungguh singkat, bahkan tak ada yang tau kapan kita kembali padaNYA.

Kemanapun saya pergi, rumah adalah tempat saya kembali.
Sebahagia atau sesedih apapun jiwa ini, kepada kalian saya akan mencari.
Hingga diujung usia saya nanti, hanya kepadaMU Tuhan aku akan kembali.

Ini hanya masalah waktu,
waktu dimana kita akan bangkit dari kesakitan, atau tenggelam dalam rasa sakit.
waktu dimana kita akan menerima segala kebahagiaan tanpa batas waktu.

Setiap manusia punya masa lalu, punya masa yang buruk dan punya pilihan dalam hidupnya.
Tetap terpuruk atau bangkit dan berlari,
Terus berjalan, atau jalan ditempat.
Tenggelam dalam lautan air mata, atau berenang ke tepian.

Ayolah...bedamai dengan masa lalu, tegarkan hati.
Hadapi dengan kebijakan.

By the way ini jadi ngelantur loh dari komentar untuk postingan si sahabat, hihihi.

Pada akhir tulisan ini, dan kembali ke topik.
Setiap orang pasti akan berubah, terlalu munafik kalau saya berpendapat tak kan ada manusia yang berubah, Toh nyatanya banyak yang berubah dalam hitungan menit.
Mungkin anda yang selanjutnya berubah setelah membaca postingan ini, hehehe.

Well, thank you @incredibledinna untuk postingan yang menyenangkan,
Terima kasih telah menjadi sahabat yang sangat sangat apa adanya. ;)

terjatuh (lagi) dan lagi...

Aku masih ingat hari itu, hari dimana aku terjatuh (lagi). Bodohnya aku, luka akibat jatuh yang sebelumnya saja belum sembuh benar, dan lagi - lagi aku terjatuh. Kali ini, mungkin agak retak, bisa diibaratkan begitu. 
Ini sudah hari kesebelas dari aku terjatuh, dan masih meninggalkan memar. Entah harus dengan obat apa aku menyembuhkannya. Mungkin, kamu punya obatnya?

Tuesday, August 14, 2012

it's about #GengKece

Masih tentang sahabat. Kali ini saatnya saya membahas dua orang yang selalu mencari saya ketika mereka telah selesai bertugas. Menemukan mereka bedua gampang banget, yang satu hobinya menghabiskan waktu di Starb*cks, dan yang satunya lagi, di V*nilla cafe yang letaknya dilantai dasar kantor. 

27,25,and 26,its just number. ;)

Setiap bertemu mereka berdua, rasanya segala permasalahan seolah selesai. Tapi  sayangnya hanya 'seolah', lebih seringnya membuat kegalauan semakin  memanjang, dan berujung nyesel curhat, hahaha. 

Kami betiga wanita bekerudung yang bisa membuat suasana jika isinya hanya kami bertiga tetap ramai dan ceria. Berbagi cerita dari hal pribadi hingga masalah pekerjaan. Mengeluh, itulah hobi kami. Hmm...bagaimana kalau saya ganti mereka,tidak termasuk saya? hihihi pencitraan sekali ya?.

@incredibledinna ~ @jengtiaraaa ~ @chandraKrifta
Salah satu dari kami menyebut #GengKece. Sebenarnya saya kurang setuju. Tapi apa daya, saya harus menerima kekuangan dan kelebihan teman - teman saya ini, termasuk sifatnya yang rada alay. 

Mengambil kesimpulan seperti, 'biarin ajalah..", "Bodo amatan.. emangnya gw pikirin..", atau "Yaudahsih namanya juga....", kalimat-kalimat inilah yang  sering muncul diantara kami. Entah bermaksud untuk berusaha mengerti situasinya, atau gak mau ribet memperpanjang masalahnya. Entah cerita itu sedih ataupun senang, pasti akan diakhiri dengan tawa dan saling menertawakan.

Mereka berdua yang sangat mendukung saya untuk pergi dari zona aman yang tak nyaman. Ketika saya menyampaikan berita bahagia, mereka ikut bahagia. Meski saya belum sepenuhnya berpindah ladang, tetapi mereka berdua terharu hingga menitikkan air mata. Mungkin sedih akan kehilangan saya ya.. ---narsis.

By the way,semoga kebersamaan ini akan terus terjalin. Meski kita akan bertani di ladang yang berbeda, pun menghasilkan padi yang sama. Benar kan? ;)


#GengKece Always Young!

"You are my best friend as well as my lover, and I do not know which side of you I enjoy the most. I treasure each side, just as I have treasured our life together.” 
- Nicholas Sparks, The Notebook-

Saturday, August 11, 2012

Single or Double tetep Fun!

Saya punya hobi jalan-jalan. Ya sebenarnya sih suka travelling, tapi karena jadwal cuti yg terbatas, dan punya jam kerja yg liburnya gak menentu,membuat saya gak sebebas orang - orang lain yang bisa melakukan travelling kemana aja. Jadi waktu luang di weekend ini saya habiskan untuk jalan - jalan ke mall. Sebetulnya saya bukan tipikal orang yg suka menginjakkan kaki di mall.
at little things she needs

Karena selain cari parkiran susah, dan jumlah pengunjung di hari weekend biasanya lebih ramai, boro-boro mau belanja, liat orang ramai aja udah keburu pusing duluan. Biasanya saya memilih cafe untuk sekedar minum kopi sambil ngobrol dengan teman - teman, terkadang juga sendiri sambil ngeblog Santai? pastinya, dan membuat jiwa saya fresh.

Saya punya seorang teman yang paling sering menghabiskan waktu liburnya bersama saya. Dan telebih setelah kami berdua menggenggam predikat single, membuat kegiatan bertemu kami menjadi kian padat. Padat? gak juga sih.. ya sekedar shopping atau minum kopi di waktu weekend sembari bercerita (baca: curhat). 


we love photo!!


Kami punya beberapa hobi yang sama, diantaranya belanja dan nongkrong. Hahaha.. perempuan mana yang gak suka melakukan 2 kegiatan ini, asal dilakukan saat awal gajian dan ketika ada waktu senggang. Single or double will be fun, as we know how to enjoy the time. Yippiie my weekend, is filled with people who can make my happy. especially her, my bestie.



we young and free! ;)

Thursday, August 9, 2012

The Coffee Rumpi [We Are Young]


For the first time I write about the coffee rumpi team.
Member  of coffee rumpi is consisting of 5 women's to make a friendships. We born from a place that we called it news room. Because the journalist is our profession. Almost 3.5 years I knew you all. We share any stories, laughter, and sadness. I feel lucky to know them. They are all good people. They always Listened to all the Things I want to say. We always try to spending time together. creating silly jokes and laughing along.

Coffee shop is someplace we often to spending time. Usually after working hours, we took the time to drink coffee and talking about the day. 

In every relationship of friendship is not always fine.
Differences between each other can sometimes make us come together but sometimes it can also be divisive. Differences in the character without mutual understanding and tolerance can be a source of problems. because it is not easy to bring together  on five different characters.

We've rarely spent time together after Poetri away from the office and find a new job. until a few days ago, when we celebrated my birthday and Bebi icha, that's when we met again with the formation of a complete dinner and spend time together by sharing stories and jokes.

Maybe this is the last dinner before I leave the office.  To go out from comfort zone with you all. I promise, i never forget even we will rarely spend time together again.

Even we fought in different places, remember that we still have a big dream, that is a vacation together! hahaha this should be realized!

thank you for the friendship we have created up until this time. I wish the coffee rumpi will be exist till the end of time.. 


The Evolution of Coffee Rumpi from beginning until now:

first photo when bebi ade and bebi poetri birthday party!

at Vanilla Cafe
we always exist in officemate wedding party

in between office hours :)

me and bebi icha birthday dinner

FOREVER YOUNG!

Keep moving forward,and Say Cheeeerrrsss.... LOVE YOU ALL GUYS! :*





Old is just number, but our soul will always Young and Free. - Tiara

Sunday, August 5, 2012

dreams (will) come true.

Oke!
Terlalu banyak cerita yang terjadi dihidup saya sejak terakhir postingan tgl.20 juli saat saya berulang tahun. Sampai - sampai saya bingung mau cerita apa disini. Hmmm,mungkin sedikit yang saya bisa ceritain disini, adalah tentang mimpi.

Setiap manusia yang hidup pasti punya mimpi. Tak terkecuali saya. Saya punya serentetan mimpi yang harus diwujudkan. Sejak kecil saya punya mimpi untuk bisa menjadi jurnalis. Mungkin rasanya akan ada kepuasan tersendiri jika mengetahui sesuatu hal dengan ikut turun tangan, dan mengetahui info tersebut sebagai orang yang pertama dan melaporkan langsung dari tempat kejadian, Tapi kalau ditanya orang - orang alasan ingin menjadi jurnalis, saya cuma bisa jawab, 'Karena saya orangnya kepo.'-- hahaha..simple ya?

Alhamdulillah mimpi itu kini hampir akan menjadi kenyataan. Sebuah tawaran menjadi jurnalis di stasiun tv swasta menghampiri saya beberapa waktu yang lalu. Sampai - sampai saya langsung sujud syukur dan memeluk mama yang ada disamping saya. Sungguh riang tak terkira rasanya mimpi ini akan terwujud. Tapi ini adalah tanggung jawab besar yang diberikan oleh Allah. Bukan untuk aku berleha-leha, justu aku harus bekerja lebih keras lagi untuk menggapai impian yang lain.

Masih lekat dalam ingatan saya, sejumlah cibiran, bahkan cercaan bahwa saya takkan mungkin menjadi jurnalis. Entah apa alasan mereka berkata begitu, tapi saya tidak perduli, kembali dengan pribadi saya yang bodo amat, saya harus membuat mereka menelan hinaan mereka sendiri.

Alhamdulillah Allah menuliskan langkahku ke arah sana. Dan dalam hitungan hari, saya akan melangkah ke dunia jurnalis. Insya allah, saya bisa bisa memegang amanah yang diberikan dan menjalankannya dengan Baik.

Bismillahirohmanirahim.


Monday, July 30, 2012

Bebas itu (akan) Nyata.

Mendapat sedikit semangat dari sebuah iklan,dengan tag line, "Always On,Bebas itu Nyata".
Menurut saya iklan ini adalah ungkapan hati setiap orang ya mungkin khususnya anak muda yang sedang memfokuskan dirinya kepada pekerjaan, dan masa depan.

Dilihat dari kalimat iklan tersebut,
"Hidup ini singkat,mumpung masih muda,nikmati sepuasnya. Katanya,jaman sekarang pilihan itu gak ada batasnya, asalkan ngikutin pilihan yang ada."

Kalau ngikutin pilihan yang ada, berarti kita gak punya pilihan lain dong? Sedangkan pilihan yang ada belum tentu terbaik.
Hingga saya mendapatkan pilihan lain, dan mengikuti pilihan saya tersebut.
Ya, Bebas itu Nyata kan? ;)

Seems a whispers sometimes louder than a scream 
Are you really gonna make it happen 
Life is free.... - Arkarna


Friday, July 20, 2012

Welcome 25!! -Truly an Amazing Birthday-

Hari ini saya tepat berusia 25 tahun atau seperempat abad. Beberapa hari yang lalu, saya sibuk menggalau dikarenakan akan menginjak angka ini. Begitu gugup dan sangat takut untuk menghadapi hari ini.
Saya merasa ketika akan menginjak umur 25, masih sangat banyak sekali kekurangan. Rasanya malu sama diri sendiri, mama dan sekitar bahwan di usia segini masih belum jadi apa-apa. Tapi ternyata anggapan saya salah,
Ternyata, hari ini adalah saya kembali percaya bahwa Allah maha membolak balik hati manusia dan selalu punya berbagai macam cara untuk menegur umatnya.
Pagi ini, mama membangunkan aku jam 4 pagi dengan kecupan hangat sembari mengucap,"Selamat ulang tahun ya Nak..ngucapinnya jam segini,soalnya waktu itu kamu lahirnya menjelang subuh.." dan akupun terbangun lalu shalat subuh,
Betapa aku sangat harus sadar bahwa hidupku masih panjang dengan segala tanggung jawab baru yang akan kuhadapi kedepannya.
Sungguh aku tak berharap kado mahal, surprise mengejutkan,atau apalah namanya. Sungguh aku tak menginginkan itu sama sekali.. yang kuinginkan hanya kebagahagiaan yang sederhana. Just it.
Sedikit cerita mengharukan malah datang ketika malam harinya. Saya diajak makan malam oleh salah seorang atasan dikantor yang memang cukup dekat dengan saya.selayaknya ayah dan anak. Saya dibebaskan untuk memilih tempat mau Dinner dimana, dan saya memilih Restoran Italy pastinya,hehehe. Dengan harga sajian yang cukup mahal ternyata, saya menikmati makan malam sekaligus curhat dengan si boss, hehehe..
si cantik Suci
Sepulang Dinner, saya menuju stasiun untuk melanjutkan perjalanan naik kereta menuju rumah. Ditempat inilah saya bertemu dengan sebuah keluarga kecil. Dua orang anak laki - laki dan perempuan bernama Suci dan Danil, Seorang bapak tua dan ibu paruh baya bernama Ibu Inggrid. Karena kami sama - sama  menunggu kereta yang terlambat meski tujuan berbeda, kamipun terlibat obrolan. Aku tertarik pada suci yang memang sedari awal ingin aku menggendongnya. Lalu tanpa berbasa basi aku mengajak kedua anak kecil itu jajan Teh Gelas. Bukan main kegembiraan terpancar dari raut wajah mereka. Berulang kali Danil berterima kasih dan ibunya mengucap syukur karena bertemu denganku, bahkan memanjatkan doa agar aku diberi rezeki yang berlimpah dan segera mendapatkan jodoh. WOW!! Bahkan mereka tidak tahu menahu bahwa hari ini aku berulang tahun. begitu sederhana kehidupan mereka sampai - sampai sangat gembira hanya karena 4 buah Teh Gelas tersebut. Tanpa tersadar menetes air mataku di pipi saat tengah menggendong Suci. 
Sungguh begitu besar kasih sayang Allah kepada hambanya.
Bahagia itu sederhana, sesederhana isi dompetku yang ternyata bisa membahagiakan orang lain. 
Merasa menyesal sempat menggalau di beberapa waktu yang lalu, karena ternyata masih banyak orang yang jauh lebih tidak beruntung daripada aku dan keluargaku.
Cerita ini aku buat bukan untuk bermaksud sombong, atau membanggakan diri sendiri.. tidak sama sekali.  Aku hanya benar-benar bersyukur dengan apa yang telah kuraih hingga detik ini. sungguh ulang tahun terindah yang pernah ada selama aku hidup 25t tahun ini. Subhanallah.


-Surprise Birthday Cake-
Dan sesampainya dirumah, ternyata mama telah menyiapkan surprise berupa kue tart dan siap merayakan ulang tahunku bersama keluarga. 
Fabiayi alaa irabbikuma tukadzibaan? 
Nikmat apalagi yang tidak harus kusyukuri ya Allah... begitu besar semua nikmat yang kau beri hari ini.
Dan aku menutup malam ini dengan satu kata,  ALHAMDULILLAHIROBBILALAMIN.


Semoga aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, lebih sabar dan ikhlas menerima apapun yang telah menjadi suratan takdirMU, dan menjadi hambaMU yang senantiasa berada di jalanMU ya Amin ya robbalalamin.

Tuesday, July 10, 2012

tak ada yang abadi

"tak ada yang abadi",mungkin itu adalah kalimat yang benar - benar nyata dan ada.
setiap helai nafas dan jantung yang berdetak, adalah milik Allah.
semua yang bernyawa akan kembali padaNYA.
Kemarin (9/7), seorang ibu, tante, saudara tercinta kami,mengehembuskan nafasnya yang terakhir.
Seketika kami sekeluarga dirundung duka yang mendalam.Virus kanker menggerogoti tubuhnya perlahan tetapi pasti melalui proses di 3 tahun terakhir ini. Aku memanggilnya Tante Elly, beliau adik perempuan mama (yang urutannya tepat dibawah mama). Aku terbilang cukup dekat dengannya. sejak beliau sakit dan sering bolak balik Jakarta - Palembang, intensitas tersebut membuat kami jadi sering bertemu dan bercengkrama.
Beliau sering bercerita tentang keluarga besar kami, kenanganku sewaktu kecil, almarhum papa, almarhum kakek - nenek dan masa muda beliau sendiri. Tak jarang pula aku bercerita mengenai kehidupanku saat ini, dan juga beberapa kali beliau tidur denganku selama di jakarta. Aku suka sekali jika bercerita padanya, karena selalu diberikan respon atau saran yang positif. 
Hingga saat berita duka itu tiba, seakan aku tak ingin mempercayai semua ini. Terngiang segala pesan yang pernah diucapkan olehnya, air mataku terus membanjiri pipi. Sedih akan kenyataan terjadinya firasat yang telah kurasakan sejak lama. Tersadar bahwa segala yang kita punya adalah titipan Allah dan akan kembali padaNYA, pun itu diri kita sendiri. 
Belajar untuk ikhlas menerima dan melepas apapun yang tengah kita genggam, takkan abadi.. pasrah kepada segala ketetapan Allah SWT, dan percaya pada Qada dan Qadar. 
Hanya bisa berdoa dan berharap beliau diberi tempat terbaik oleh Allah SWT begitupun Papaku.

Dan malam ini, kucing kesayangan keluarga kami yang diberi nama Okem pun turut menghembuskan nafas terakhirnya. Virus jamur yang masuk melalui lapisan bawah kulit(bulu) menumbuhkan jamur disekujur tubuhnya, dan aku terlambat untuk membawanya ke dokter hewan. Ketika pagi tadi aku membawanya ke Pet Shop langganan kami untuk dimandikan dan di vaksinasi, ternyata suhu tubuh dan kondisi jantungnya sudah sangat melemah..sehingga tidak memungkinkan lagi untuk diinfus. Dokter memberi aku 2 pilihan, suntik mati, atau infus yang akan bertahan selama 12 jam. Tentu aku memilih infus sebagai upaya terakhir penyelamatan jiwa okem. Ternyata Allah berkehendak lain, mungkin ini adalah cara Allah agar tidak terlalu tersiksa. Dua hari berturut - turut aku mendapat kabar duka yang sungguh menyedihkan. 
Ikhlas..ikhlas dan ikhlaskan hati ini ya Allah...bahwa semua yang ada di dunia ini adalah titipan Allah dan semua akan kembali padaMU. 

♥See you in another life aunty... :'(

♥Thanks for being my little sister,i'll be missing you Okem.. :'(

Friday, June 22, 2012

Cukup 3 hari.

Hollaaa....untuk keDua kalinya saya harus check in di sebuah tempat bernama Rumah Sakit. Beberapa kali jatuh bangun dengan segala macam penyakit 'manja' dan akhirnya benar - benar dibuat drop oleh si Virus.


Selasa malam, 19 Juni 2012
saya menuju UGD dengan suhu tubuh tinggi memanas dan letih lunglai. Hingga hasil laboratorium menyatakan bahwa saya mengidap Leukosit berlebih yang disebabkan oleh virus dan mengakibatkan Demam,Asam lambung meningkat dan Lemas. (menurut  saya sih,bahasa gaulnya kecapean.)
Dokterpun menyarankan untuk opname. Setelah mendapatkan kamar, saya terlelap sendiri karena mama tidak bisa menemani.


Rabu, 20 Juni 2012
Hari kedua, keadaan belum banyak perubahan, tapi Alhamdulillah termometer menyatakan bahwa demamku mulai turun. Tapi lidah masih tetap pahit. Keadaan semakin membaik ketika para penjenguk membawakan buah tangan sesuai kesukaanku , hehehe. Maklum,namanya juga lagi sakit, pasti dimanja banget, hehehe.


Kamis, 21 Juni 2012.
Hari ketiga dan juga malam terakhir  saya  berada disini. Kondisi semakin membaik dan  saya  ingin segera pulang. Karena kesepian juga sih 3 malam di rumah sakit dan sendirian, hehehe.


3hari berada disini,  aku  banyak belajar. Belajar mandiri, belajar menghargai kesehatan, dan belajar ikhlas untuk menerima apapun suratan takdir Allah. Ketika malam datang, aku kembali akan terlelap sendiri, disaat itu aku benar - benar merasa kesepian. Terasa begitu berat melalui apa yang telah luluh lantak di jiwa ini.



3hari berada disini, membuatku mengerti, bahwa sakit yang ada semua berasal dari hati. Ketidak ikhlasan hati ini belum mampu melepas semua yang telah terjadi. Dan aku mengerti, bahwa ini jalan hidup yang harus kulalui. Aku tak boleh lagi takut untuk kembali menciptakan mimpi.


3hari berada disini, teringat sejumlah mata pelajaran yang Allah beri sejak awal tahun hingga pertengahan tahun 2012 ini. Kuikhlaskan jiwa dan hati ini untuk melepas segala rasa lelah, perih, benci, dan sakit hati. Kubuka lembaran baru dengan rasa yang baru, dan hati yang bersih. 


3hari berada disini, dan untuk segala hal yang telah berlalu, Hati, aku ingin berdamai. 


"hidup bukan tentang menunggu badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar menari dalam hujan.."  - Moammar Emka

Thursday, June 14, 2012

"Aku Bisa Terbang"

Kepada malam aku bercerita
Tentang kita, kamu, dia, dan mereka
Menghinggap di satu dahan, menatap nanar luka di sayap kananku. 
Terketuk sebuah tanya akan musim yang telah berganti.
Detik bergulir tanpa terasa
Bahkan aku rasa tak nyata
Ah, Rasanya aku ingin segera bertemu matahari
Agar tak menikmati biru hitamnya malam ini
Kutatap bejana kenangan yang tlah retak
Aku bukan pelipur mimpi
Atau untuk berilusi
Aku bukan serpihan bejana itu
Kukibaskan sayap kananku
Bersiap untuk kembali terbang
Menuju ribuan mil seberangi lautan
Untuk bertemu matahari, dan kepada pagi aku akan bercerita,
"Aku - Bisa - Terbang".

Thursday, June 7, 2012

Zona Abu to Zona Waktu

Malam kesekian yang telah terlewati, Ada yang mengalir tak disengaja. Dari kepala lalu ke hati. Sedikit nyeri dan menimbulkan sesak.
Sesaat tersadar bahwa inilah runtutan hidup yang harus kulalui.
Meski langkah telah berada diujung tapal batas. Aku siap keluar dari zona abu. Entah mau atau tidak, mau tidak mau hidupku bagai candu oleh jenis psikotropika macam apapun aku tak tahu, Candu tawa, Candu riang, Candu merah muda.


Rasanya enggan untuk menoleh ke belokang. Untuk kembali menelaah setapak demi setapak, sebait demi sebait cerita yang tertoreh. Hitam Putih menggores langkahku.


Dunia ini luas, sehingga tak ada yang tau dimana jalan ini berujung. Begitupun dalamnya hati manusia, takkan ada yang dapat mengukur.


Sayup terdengar detak jantung arloji, aku telah menghiraukan detik - detik yang merintih.. detik yang sayup meronta sejak  kuberpijak disini.. Rasanya ingin kuhentikan waktu, tapi apa dayaku jika waktu yang kita rasa tak pernah nyata.

Ada sedikit kekecewaanku pada dunia, hingga apatisme tanpa berbuat apapun menjadi candu yang sedikit banyak melahirkan ketergantungan karena keindahannya.



Tuhan, aku tahu, aku mampu bersamaMU
meratakan kecewa,mengundang tawa.
sampai pada akhirnya kebahagiaan itu takkan sungkan bertubi datang.


Kututup pintu pagar pembatas. Kutinggalkan zona abu. 


Menginjak zona waktu, 
dan untuk yang tlah lalu.


Aku ingin berdamai.


"this is how it goes, i will respect those who respect me, and forget those who forget me. simple as that."